IDN Times

 

Tidak harus menjadi serba salah! Yang kuat menindas yang lemah adalah fenomena di dunia ini. Seperti adanya siang dan malam, begitulah si lemah ada untuk menunjukkan eksistensi si kuat. Si kuat ada untuk menunjukkan eksistensi si lemah. Selalu berpasangan di sini. Ada laki-laki ada perempuan. Ada muda ada tua. Ada hidup ada mati. Ada pembunuh ada yang dibunuh. Ada pemakan ada yang dimakan: apa yang harus kumakan jika kangkung saja tak boleh kumakan? Memakannya adalah kebutuhan. Membunuhnya adalah keperluan. Untuk tetap makan di dunia ini, kita tak mungkin menghindari pembunuhan–meski hanya sesuap nasi dan sepotong tahu tempe yang kita butuhkan.