Puisi: Rakhmat Margajaya

untuk para pemburu kesempurnaan

 

Apanya yang sempurna? Kukira di antara kita tetap tidak ada yang sempurna: kesempurnaan hanya milik DIA. Benar tiga puluh tahun aku tak makan makanan hewani. Tapi bukan artinya aku sudah sempurna. Kukira di antara kita tetap tidak ada yang sempurna: aku masih suka membunuh nyamuk dan kecoa. Ya, aku belum sempurna hingga aku menyatu dengan kesempurnaan DIA. Bahkan, tentang kasih, kepeduliaan dan keramahan pun kutanyakan kembali pada diriku. Lalu kudapatkan jawabannya, aku belum sempurna: aku masih tega merusak rumput liar dan makan kangkung.